Pemkab Sikka Tes Antigen 109 Warga di Kerumunan Jokowi

Atari Press – Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan uji usap antigenik pada massa saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pekan lalu. Kepala Bidang Protokol dan Komunikasi Bupati Sikka Edmon Bura mengungkapkan, semua hasil uji usap antigen negatif. Menurut Edmon, tim pendeteksi COVID-19 Kabupaten Sikka melakukan uji antigen cepat terhadap 109 warga di lima titik keramaian Jokowi, akhir pekan lalu. Semua hasil tes negatif.

“Hasilnya negatif semua, dan sesuai perintah Bupati lima hari ke depan dilakukan tes lagi. Untuk orang yang sama atau orang lain kami akan koordinasi dulu dengan tim pendeteksi,” kata Edmon. Edmon mengatakan ada lima tim yang diturunkan di titik di mana ada keramaian. Poin pertama dimulai dari depan gerbang bandara sekitar Hotel Permata Sari hingga SPBU Waioti yang dihuni 18 orang. Titik kedua dari SPBU Waioti menuju terminal Lokaria kepada 24 warga. Ketiga, ada 22 orang dari terminal Lokaria menuju Pasar Geliting. Titik keempat ada di Pasar Geliting untuk 22 warga di Waigete-Nangahale. Akhirnya, ada 23 warga di pertigaan dari Nangahale ke Bendungan Napun Gete. Edmon mengatakan, tim melakukan wawancara dengan warga. Kemudian warga sepakat untuk mengambil sampel usap antigen.

“Kami mewawancarai warga di sana. Ada beberapa pertanyaan jika detail Satgas tahu. Kemudian warga ditanya apakah sudah diambil sampelnya,” ujarnya. Selain deteksi, Edmon mengatakan, Satgas COVID-19 juga mengimbau warga yang berada di keramaian untuk segera ke puskesmas terdekat. Satgas meminta warga untuk melakukan tes antigen cepat gratis. “Deteksi akan tetap dilakukan di setiap puskesmas. Nanti akan ada pertanyaan tambahan, apakah harus ikut keramaian saat kunjungan presiden atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, sejumlah warga tampak berkumpul mendekat ke mobil Presiden Jokowi. Tampaknya mereka ingin kedatangan Jokowi di NTT terus berlanjut. Dari atas mobil, Jokowi pun menyapa warga dengan melambai. Tampak pula bagaimana Jokowi mengingatkan warga untuk memakai masker. Selain itu, Jokowi juga membagikan cinderamata kepada orang banyak. Deputi Bidang Keprotokolan, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin membenarkan kejadian itu terjadi pada Selasa (23/2) di Maumere. Bey menjelaskan, masyarakat saat itu menunggu rombongan Presiden Jokowi di sepanjang jalan. Titik kedua dari SPBU Waioti menuju terminal Lokaria untuk 24 warga. Ketiga, ada 22 orang dari terminal Lokaria menuju Pasar Geliting. Titik keempat ada di Pasar Geliting untuk 22 warga di Waigete-Nangahale. Akhirnya, ada 23 warga di pertigaan dari Nangahale ke Bendungan Napun Gete. Edmon mengatakan, tim melakukan wawancara dengan warga. Kemudian warga sepakat untuk mengambil sampel usap antigen. “Kami mewawancarai warga di sana. Ada beberapa pertanyaan jika detail Tim Tugas tahu. “Kemudian warga ditanya apakah sudah diambil sampelnya,” ucapnya Selain deteksi, kata Edmon, Satgas COVID-19 juga mengimbau warga yang berada di keramaian untuk segera pergi ke puskesmas terdekat. Satgas meminta warga melakukan tes antigen puasa gratis. Deteksi akan tetap dilakukan di setiap puskesmas. “Nanti akan ada pertanyaan tambahan, apakah ikut keramaian saat kunjungan presiden atau tidak,” ujarnya. “Betul, ini video di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Bendungan Napun Gete. Saat dalam perjalanan, masyarakat menunggu serialnya di sepanjang jalan,” saat serial itu melambat. turun, orang-orang maju ke tengah jalan dan menghentikan konvoi, ” kata Wakil Sekretaris Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, kepada wartawan https://www.sukabuminewsupdate.com/, Selasa (23/2).